Rabu, 21 Agustus 2019

Random Quotes 5

Perempuan akan layu klo ga di sirami pujian setiap hari tetep idup sih tapi layu, perempuan juga bisa muji dirinya sendiri ga selalu harus dari mulut laki-laki. Bisa aja tapi nantinya jadinya sombong, riya, perempuan yang riya yang narsis akan keliatan di bagian idungnya. Buktiin aja sendiri coba ngomong sama kaca aku cantik trus perhitungkan bagian idung anda pasti gimna gitu haha. Bahkan seorang putri tercantikpun ketika ingin memuji dirinya sendiri dia harus berkata pada cermin dalam bentuk pertanyaan miror miror on the world siapakah yang paling tercantik di dunia ini maka dia akan merasa perempuan paling cantik melalui mulut orang lain. Dan ketika perempuan tida mau kalah sama laki-laki cemberutnya ga ada yang ngalahin hehe iyakan

Rabu, 31 Juli 2019

Random Quotes 4

Wanita memasuki kecantikan yang baru di setiap tingkatan usianya, kecantikan remaja berhubuangan dengan kulitnya, wanita dewasa berhubungan dengan kematangannya, wanita tua dengan karismanya dan kamu ga usah kawatir saya akan selalu menemukan kecantikan di setiap kerut wajah kamu atau helai uban rambut kamu dan saya akan menyukainya.

Selasa, 13 September 2016

Random Quotes 3

Ia sedang bersiap, entah memersiapkan apa. Aku tidak tahu. Aku hanya tahu bila ia sedang bersiap. Aku juga akan bersiap. Ia datang dari jauh, entah dari mana aku tidak tahu. Yang pasti, dia datang dari jauh. Buktinya kami belum juga bertemu meski waktu sudah bertahun berlalu. Ia pasti orang baik. Aku yakin dia orang baik. Karena aku juga pasti menolak orang yang tidak baik, setidaknya dalam batas pengetahuanku tentangnya. Ia pasti sedang berdoa. Entah apa yang dia doakan. Aku merasa sedang berusaha mewujudkan doanya itu. Belajar menjadi orang baik, mencari ilmu tentang segala sesuatu untuk hari nanti. Bersiap diri. Belajar ini dan itu. Agar ketika ia datang, ia takjub karena doa-doanya menjadi kenyataan dalam diriku. Ia pasti sedang menuju ke sini. Aku tidak tahu sudah sampai mana perjalanannya. Tapi aku percaya, ia sedang ke sini.

Random Quotes 2

Bila yang akan kamu tunggu itu sesuatu yang berharga, maka tunggulah. Karena mungkin tidkan ada lagi yang demikian. Karena menunggu itu pun tidak untuk selamanya kan? Tidak akan menghabiskan seluruh hidupmu kan? Bila yang akan kamu tunggu itu adalah sesuatu yang benar-benar membuat hidupmu akan menjadi lebih baik, maka tunggulah. Meskipun orang lain kehabisan sabar terhadap kesabaranmu, biarkan saja. Karena kamu lebih tahu tentang dirimu sendiri dan sesuatu yang sedang kamu tunggu itu. Kamu mungkin bisa mendapatkan pengganti yang lebih cepat, tapi menunggu akan membuat sesuatu menjadi semakin berharga. Bila yang akan kamu tunggu adalah sesuatu yang pasti datangnya, maka jangan ragu untuk menunggu. Karena jarak dalam satuan waktu akan mengajarkan kita bagaimana menahan hawa nafsu, bagaimana kita menahan diri, dan bagaimana kita mengisi waktu dengan hal-hal yang baik selama menunggu. Dalam menunggu, kamu harus membayar dengan waktumu untuk sesuatu yang paling kamu inginkan. Sebuah harga mahal dari menunggu, karena waktu kamu tidak akan pernah bisa diganti bahkan dikembalikan. Dan untuk sesuatu yang berharga, aku percaya kamu siap membayar semua itu. Dan bila kamu memintaku untuk menunggu, aku akan melakukannya. Karena aku tahu kamu sangat berharga dan aku juga tahu bahwa menunggu ini tidak selamanya, tidak akan menghabiskan seumur hidup. Tunggulah sebentar. Sabar atau kamu akan kehilangan.

Minggu, 04 September 2016

Random Quotes 1

Bersamaku kamu tidak perlu repot-repot berdandan berjam-jam. make up mu akan kalah oleh hujan. Kita akan hujan-hujanan. nanti make-up mu akan hilang di basuh wudhu. Sederhana saja kan lebih enak. Bersamaku, kamu tidak perlu takut berbuat aneh. Tidak perlu repot mengatur diri agar terlihat anggun. Aku tidak sedang berjalan bersama model di catwalk kan. Sederhana saja kan lebih nyaman. Bersamaku, kamu tidak perlu takut untuk kentut atau ijin ke belakang berlama-lama. Namanya juga manusia. Kalau ditahan nanti masuk rumah sakit. Sederhana saja, keterbukaan kan lebih menenangkan. Bersamaku, kamu tidak perlu repot makan bergaya eropa. Kita akan makan di manapun. Selama halal, bersih, dan sehat. Kita bisa sambil bercanda sesekali dalam jeda. Sederhana saja kan lebih asyik. Bersamaku, kamu tidak perlu takut kalau tidak bisa masak. Tidak perlu takut tidak bisa mengurusku. Kan tugasku yang mengurusmu. Menjamin kehidupanmu sebagaimana yang telah aku janjikan kepada orang tuamu. Memastikanmu baik-baik saja. Kamu cukup bersamaku dan menjadikan kebersamaan kita sebagai pahala. Sederhana saja bukan, tidak saling menuntut berlebihan. Bersamaku, kamu tidak perlu takut untuk menjadi dirimu sendiri. Kamu boleh marah, kamu boleh menangis, kamu boleh bahagia. Selama kamu tidak berlarut-larut berdiam diri. Kan aku bukan cenayang. Sederhana saja kan, saling bicara lebih menentramkan, Bersamaku, kamu tidak perlu takut kehilangan teman. Teman-teman baikmu ajaklah kemari, kenalkan padaku. Aku akan menjadi teman baik mereka juga. Agar kita bisa bermain bersama-sama dengan mereka di waktu luang. Bersamaku, semua hal yang kamu takutkan tidak perlu kamu takutkan lagi. Sederhana kan. Aku hanya ingin menghilangkan ketakutanmu ketika sendiri. Mau bersamaku???

Sabtu, 09 April 2016

Belum ada judul

Konyol memang saat mengingat nya di kala dulu itu kita sekolah, aku melihat kalian sangat amat lucu dan kita menjalin hubungan sebagai teman. kisah kasih dan sedih itu awal mula nya ada di sekolah, aku masih ingat dan bisa merasakan nya walau hanya sedikit mengingat nya betapa lucu nya saat pertama kali aku melihat kalian itu terlihat canggung dan polos lalu saling senyum, tukar sapa, dan tanya jawab. 


 Untuk kalian yang sempat membuatku tertawa, senyum, senang dan sedih. Apakabar? Sudah lama kita tak jumpa bersama jangankan berjumpa saling sapa pun sudah tidak, aku hargai dengan kehidupan kalian dan kesibukan kalian sekarang ini. entah sibuk dengan mengejar cita-cita, masa depan atau mungkin mengejar cinta. Entahlah kalian masih ingat apa tidak nya denganku, mungkin kalian bertanya kenapa aku menulis semua ini karna aku merindukan kalian dan aku ingin mengulangi bertukar sapa dan tanya jawab lagi. 


 Aku yakin kalian pasti sama dengan diriku pernah berharap agar waktu itu tak berlalu. Masa di mana kalian masih mengenakan seragam putih abu-abu yang bau matahari, masa yang tak pernah bisa dengan mudah aku lupa tempat kita bersua dengan para teman yang lain yang sudah menjalani hidupnya sendiri-sendiri saat ini. masa di mana kita mulai mengenal cinta yang kalian jalani dengan malu-malu namun tak kurang tulusnya. Dan satu hal yang selalu lekat di dalam lingkar kepalaku yaitu? Gedung sekolah dimana tempat segala sudutnya yang menyimpan ragam cerita. entah itu coretan hasil karya murid yang jail termasuk AKU yang berada di belakang dinding itu. Namun coretan itu hanya sementara mereka hanya ingin sedikit melekatkan identitas, sekedar meninggalkan tanda sederhana untuk jadi bahan tawa saat ini. 


Untuk kalian yang sempat membuatku tertawa, senyum, senang dan sedih, pernahkah kalian mengingat kejayaan kita di masa berseragam putih abu-abu dulu aku harap kalian dapat mengingatnya walau hanya sesaat. Masih ingatkah kau dengan pegajar kalian yang kau sayangi kau kagumi dan kau sebali? apakah kalian pernah merasakan hal yang sama apa yang sedang aku rasakan saat ini, betapa rindunya diriku ini untuk kembali duduk di bangku kelas lagi sambil mendengarkan suara kalian aku harap kalian merasakan hal yang sama denganku dan aku ingin mengulangi dan menghitung mundur hal itu dari sekarang !!! Semua kenangan, coretan dan cerita yang terjadi di gedung sekolah itu tidak akan pernah terlupa ataupun begitu saja menguap dari lingkar kepalaku.


 Semua cerita itu masih akan tersimpan rapi dan selalu terselip di ruang hatiku. Yah, memang aku tidak akan pernah bisa beranjak meninggalkan kenangan di saat aku masih memakai seragam putih abu-abu kebanggaanku. terimakasi teman dan sekolahku atas pengalaman dan cerita yang tak terlupakan yang pernah terjalin rapih di masa SMA-ku. inilah caraku menuntaskan rasa rindu akan kenangan masa putih abu-abuku...